Metro, Lampung – Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd., dosen Tadris Bahasa Inggris (TBI) sekaligus Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di UIN Jurai Siwo Lampung , kembali dipercaya untuk mengemban tugas sebagai pengajar dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Program ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi, India.

Penugasan ini menandai periode kedua bagi Dr. Aria di India sepanjang tahun 2025. Secara keseluruhan, ini merupakan kali kesembilan beliau terlibat dalam program pengajaran BIPA di tingkat internasional, sebuah bukti konsistensi dan keahliannya dalam bidang diplomasi bahasa.
“Saya merasa terhormat dan antusias dapat kembali dipercaya untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat India,” ujar Dr. Aria. “Minat warga asing untuk mempelajari Bahasa Indonesia terus meningkat, dan ini menjadi jembatan penting untuk mempererat hubungan antarbudaya.”
Pengalaman Dr. Aria dalam mengajar BIPA tidak terbatas di satu kawasan. Reputasinya yang solid telah membawanya ke berbagai negara di benua Asia dan Eropa, termasuk Finlandia, Swiss, Vietnam, dan Turki. Total sembilan program yang telah diampunya menunjukkan rekam jejak yang mengesankan dan menjadikannya salah satu praktisi BIPA paling berpengalaman dari UIN Jusila.

Keterlibatan aktif di kancah internasional ini berjalan selaras dengan tanggung jawabnya di dalam negeri. Sebagai dosen TBI, keahlian linguistiknya menjadi fondasi utama dalam mengajar. Sementara itu, dalam kapasitasnya sebagai Ketua LPM, pengalaman berinteraksi dengan lembaga internasional diharapkan dapat membawa wawasan dan praktik baik (best practices) untuk diterapkan dalam sistem penjaminan mutu pendidikan di UIN Jusila.
Program BIPA yang difasilitasi oleh KBRI di seluruh dunia merupakan ujung tombak diplomasi lunak (soft diplomacy) Indonesia. Melalui pengajaran bahasa, Indonesia tidak hanya memperkenalkan kosa kata, tetapi juga nilai-nilai budaya, potensi pariwisata, dan keramahan bangsa kepada dunia.
Dengan kembalinya Dr. Aria Septi Anggaira ke India, diharapkan hubungan bilateral antara Indonesia dan India, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, akan semakin kuat.
